Merindumu Bunda
Bagai mencari satu bintang di ribuan gugusan bintang Malam
Bagai Pungguk yang meratapi rembulan
Bagai Gemersik Daun yang merindukan Hujan
Mengenangmu Bunda
Menyisakan banyak rasa yang tak terbaca
Sebuah rasa diantara bahagia pilu dan lara
Rasa di antara kehilangan kerinduan dan keihklasan
Rasa Yang Tak terbaca
Tak terpahami
Tak Terjelaskan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar